Our Caring Team

BERSIAP KE SINGAPORE TAPI SEMBUH DI SURABAYA

Air Ambulance Kini Telah Hadir Di Indonesia


Budi Harjo Daniel, seorang pengusaha dari Lombok sangat bersyukur karena mendapat penanganan cepat oleh tim medis. Sebelumnya dia merasa ada yang salah dengan kondisi tubuhnya ketika Sabtu dini hari mendadak terjatuh saat hendak mengambil air minum.

“Waktu mendadak jatuh, saya nglemprok biar kepalaku tidak terbentur, pikirku waktu itu gawat kalo sampai kepala kebentur,” (Seketika saya jatuh, saya berusaha jatuh terduduk agar kepala tidak terbentur), ujarnya. Beruntung saat itu dia bersama dengan anak lelakinya yang membantu memanggil driver untuk membawa ke rumah sakit.

Budi memiliki riwayat darah tinggi dan mengakui jika dalam beberapa pekan terakhir tidak minum obat secara rutin karena kesibukan bekerja. Ani Lindawati, istri Budi yang saat itu ada di Surabaya berencana membawa suaminya ke Singapore untuk penanganan lebih lanjut.

Ani memutuskan membawa Budi ke Surabaya untuk ditangani melalui ambulans udara yang telah dipersiapkan oleh dr. Gigih Pramono, Sp.BS dan tim dokter Brain & Spine Surabaya.

Kelegaan dalam hati dirasakan saat Budi sempat mendengar pembicaraan tim medis Air Ambulance yang sedang terbang dari Mataram menuju Surabaya dan melaporkan mengenai tingkat kesadaran dirinya yang masih pada tahap aman.

“Aku agak tenang waktu dengar suara yang bilang kesadaranku masih bagus, waktu itu aku cuma berdoa dalam hati berusaha buat terus sadar “Ujar pengusaha otomotif tersebut”. Setiba di RS, Budi langsung ditangani oleh tim dokter yang sejak awal sudah melakukan komunikasi dengan petugas medis dari Lombok.

Berkat penanganan yang cepat, Budi tidak perlu menjalani operasi otak. “Saya bersyukur penanganan yang begitu cepat dan bagus membuat kesehatan saya mengalami perkembangan yang luar biasa ” kata Budi Harjo. “Terima kasih banyak untuk Air Ambulance Brain & Spine Surabaya bersama tim dokter yang sigap, dan ternyata di Indonesia sudah memiliki pelayanan yang luar biasa”. Ungkap Budi dengan wajah bahagia.