Our Caring Team

SELALU ADA PERTOLONGAN

Bersyukur 100% Sel Tumor Terangkat


Di awal Januari 2016, Yusenie,  ibu guru di Palangkaraya ini secara tiba-tiba pingsan pada jam 3 dini hari, putranya Andri yang seorang dokter segera membawanya untuk dirawat ke Rumah Sakit terdekat, namun dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan penyakit kecuali akibat kelelahan. Memang selama lebih dari sepuluh tahun ia sering merasa pusing yang tak kunjung sembuh bahkan sesekali merasa gemetaran. Dr. Andri Yogi Putra, anak kedua dari ibu Yusenie ini merasa perlu dan mengajak sang ibu ke RS untuk memeriksa lebih jauh dengan pemeriksaan CT Scan pada otaknya, dan barulah diketahui ternyata ada tumor di kepala ibundanya, ternyata keluhan pusing yang dikira wajar karena dianggap faktor usia merupakan indikasi bersarangnya tumor di kepala ibu empat anak ini. Sedih dan ketakutan mewarnai hari-hari Ibu Yusenie dan keluarga saat itu.

Pada bulan Februari 2016, berangkatlah mencari pengobatan ke Ibukota dan dokter menyampaikan agar tumor segera diangkat. Namun bukan hal mudah bagi Ibu Yusenie dan keluarga untuk memutuskan bertarung di meja operasi. Ada ketakutan dan kekhawatiran terhadap resiko yang ditimbulkan, apalagi ada kemungkinan tumor tidak bisa diambil secara total. Kembali pulang ke Palangkaraya guna mengumpulkan tekad dan berpikir lagi untuk operasi, Ibu Yusenie mencoba berbagai alternatif pengobatan herbal.

Selama sakit beliau absen total mengajar, di rumah beristirahat didampingi putri ketiganya yang juga memilih resign dari pekerjaannya untuk menemani sang ibu melawan sakitnya. Masih di bulan yang sama dr. Andri mendapat referensi untuk bertemu spesialis tumor otak dr. Agus Chaerul Anab, sebab dari cerita teman sejawatnya telah banyak pasien yang atas ijin Tuhan dapat disembuhkannya. Setelah berkonsultasi dengan mendapat penjelasan sangat gamblang, Yusenie seakan menemukan pencerahan dan mendapatkan kepercayaan diri untuk melakukan operasi. “Berkat Tuhan, dr. Agus Aca pada saat live operasi memberi kabar baik bahwa 100% sel tumor telah dapat diangkat” cerita dr. Andi saat menyaksikan jalannya operasi ibundanya melalu monitor TV dan berkomunikasi langsung dengan team dokter yang ada di kamar operasi.“Saya senang, mamak senang, adek senang, suami senang dan anak senang, Puji Tuhan tumor saya bisa diangkat semua”, ucap syukur Ibu Yuseni yang berkali-kali terlontar.

Dua minggu setelah menjalani operasi, pada pertengahan bulan April  2016, Yusenie telah aktif kembali mengajar dan membaktikan dirinya sebagai abdi negara dan beraktivitas seperti biasa, “Pertolongan itu selalu ada, saya merasa tubuh kembali sehat dan hati bahagia” imbuhnya.